Celotehbulakamba, Cipelem – Sebanyak 10 kader posyandu Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba melaksanakan Praktek Konseling kesehatan di
lapangan pada Selasa (4/11). Praktek konseling ini adalah salah satu materi
yang diajarkan pada peserta pelatihan pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA).
Setiap peserta
dihadapkan pada permasalahan yang umumnya terjadi pada ibu balita yang memiliki
anak usia 0-24 tahun, antara lain anak sakit demam/panas, diare, anak tidak mau menyusu, asi
sedikit, pemberian makanan bayi yang tidak sesuai usia anak, dan lain – lain.
Dengan bimbingan dari fasilitator PMBA, kader akan melakukan penilaian terhadap
permasalahan ibu balita secara detail, dianalisa dan kemudian dibahas bagaimana
cara mencari solusi.
Salah satu peserta pelatihan, ibu Endang Riowati
(37th), mendapatkan permasalahn Ibu balita bernama Nada Luthfia (9 bulan) dimana Ibu tersebut menemui
Endang dan mengeluh bahwa anaknya sering mengalami diare. Bu Endang kemudian
langsung mewawancara ibu balita untuk mencari penyebab dan menemukan solusi
permasalahan ibu balita tersebut. Sayangnya, Ibu Endang menemukan kesulitan
ketika memberikan konseling kesehatan karena dari beberapa hal yang ditanyakan
ternyata tidak ditemukan masalah. “Anak masih mau menyusu ke ibunya, makan
tetap 3 kali sehari, porsinya pas, tekstur makanan sudah tepat, ibunya selalu
membuatkan bubur nasi dengan lauk pauk
dan sayur yang bervariasi, alat makan selalu bersih ,“ tutur Endang heran. “Terus
masalahnya dimana ya? Kok bisa Nada kena diare?,” ungkapnya.
Berbeda dengan Umi Kulsum (39), salah satu fasilitator
pelatihan PMBA kemudian mengajak Endang untuk menggali lebih dalam lagi
permasalahan ibu balita dilihat dari kebiasaan ibu ketika menyiapkan makanan
untuk si anak. “Apakah ibunya Nada selalu memperhatikan kebersihan dengan
selalu cuci tangan ketika mulai memasak makanan anak? Ketika menyiapkan makanan
untuk anak, dan ketika menyuapkan makanan ke anak?, ” tanya Umi Kulsum. “Jangan
lupa perhatikan kebersihan anaknya juga ya Bu, anak usia 9 bulan sudah aktif
bergerak, dia sudah merangkak dan suka memegang apa saja yang mudah diraihnya
untuk kemudian memasukannya ke mulut, biasakan cuci tangan anak terlebih
setelah main dan mau makan, ” Tandasnya.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementrian
Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bekerjasama dengan UNICEF dilaksanakan
selama 6 hari mulai tanggal 2-7 november 2015 di rumah salah satu perangkat
desa yang sekaligus kader posyandu di rt 02 rw 07 desa Cipelem. Peserta
pelatihan adalah 20 kader posyandu yang dibagi menjadi 2 kelompok, putaran
pertama dari tanggal 2-4 november dan putaran kedua tanggal 5-7 november 2015.
Setiap peserta akan mendapatkan materi dan pembelajaran tentang PMBA, Asi dan
Permasalahannya, Gizi dan Kesehatan per hari 8 jam selama 3 hari (24 jam) dari
jam 08.00 pagi sampai jam 17.00 WIB.
(Fatimah Ass’Syifa)

0 komentar :
Posting Komentar