Brebes-
Keprihatinan rumah yang tidak layak huni dan sangat miskin di
lingkungan RW. 01 Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes
membuat Paguyuban Cobra melakukan Aksi Sosial lewat Bedah Rumah,
penerima manfaat adalah rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri Kadi
dan Tursilah. Kesepakatan dibuat pada Minggu, 8 maret 2015 untuk di
bongkar dengan dana Swadaya. Aksi yang baik ini, di saksikan langsung
oleh Tim Lodod CBM dengan mengunjungi rumah yang di bongkar, Senin
(9/3/2015) yang lalu.
Ketua
Paguyuban Cahyono (42 th) menuturkan, ide melakukan bedah rumah ini
baru 7 hari yang lalu, kami akhirnya rapat pada hari minggu kemarin
dengan kesepakatan biaya tukang dan laden gratis, sedangkan untuk
paguyuban yang akan mengusahakan materialnya.
"
Dana bedah rumah ini memang swadaya murni, sudah terkumpul 8,5 juta
yang dihimpun dari warga grinting yang berada di desa dan luar desanya,
alhamdulilah di respon positif, " katanya.
Ia
juga menambahkan, Paguyuban kobra ini juga menarik iuran warga lewat
jimpitan sehari Rp. 500,- dengan keanggotaan paguyuban ada 70 orang dari
RW. 01. Kegiatan jimpitan yang terkumpul dipergunakan untuk santunan
kematian senilai 300.000, penerangan jalan seperti membuat lampu jalan
termasuk juga untuk santunan ketika warganya sakit dan bantuan sosial
bagi ibu hamil yang mau melahirkan dengan kisaran 250.000-500.000,"
imbubnya.
Hal
yang sama juga di sampaikan warga desa Wamadihardjo, " saya juga
merasa prihatin dengan kondisi rumah yang di huni pasangan Kadi dan
Tursilah, karena kondisi bangunannya miring, lantai basah, tidak ada
jendela, dan tidak ada tempat untuk melakukan BAB karena sementara ini
numpang di tetangga."
Salah
satu tukang Mahbub menuturkan, "dulu pernah ibu tursilah dapat dari
program bedah rumah dari pemerintah pada tahun 2013 dan hanya dapat
pasir 2 dam, semen 10 sak serta genteng 1. 900, sehingga kesannya kurang
maksimal, dan untuk bayar tukang saja tidak mampu. "
Selanjutnya
Tursilah (45 tahun) pemilik rumah, " merasa terharu dan mengucapkan
terima kasih kepada paguyuban cobra dan sumbangan dari masyarakat,
sehingga rumah yang saya huni nantinya bisa layak untuk di tempati, saya
hanya berdoa semoga amal jariyahnya yang diberikan di ganti allah SWT, "
tuturnya dg terharu sambil mencucurkan air mata. (Bahrul Ulum)

0 komentar :
Posting Komentar